Buka Peluang Lolos, Tim Porprov Kota Malang Menang Tipis 2-1 Dari Kab. Blitar

 

Tim Porprov Kota Malang membuka peluang untuk lolos sebagai juara grup C di ajang pra Porprov, setelah pada hari kedua, Giovani dkk kembali memetik kemenangan. Kali ini Kota malang menang tipis 2-1 atas tamunya Kabupaten Blitar pada Sabtu (02/03) di Stadion Gajayana Malang.

Sama – sama mengalami kelelahan, karena baru bermain pada hari sebelumnya, kedua tim tampak bermain berhati – hati sejak menit awal.

Baru selepas 15 menit pertama, Kota Malang mulai bisa bermain nyaman, dengan beberapa kali melancarkan serangan berbahaya melalui dua sayapnya. Peningkatan intensitas serangan inipun berbuah hasil. Pada menit ke-28, Kota Malang berhasil menyarangkan gol, melalui aksi pemain depan Alan Nuri.

Unggul satu gol, membuat anak asuh Amin Zakaria ini tampil lebih percaya diri. Hingga akhirnya pada menit ke-31, gol kedua sukses dibuat Kota Malang, lewat sepakan dua belas pas Giovani.

Terlalu nyaman menyerang, akhirnya anak – anak Kota Malang mendapatkan hukuman. Kelengahan di lini belakang, membuat Kabupaten Blitar berhasil mendekatkan ketertinggalan, melalui pemainnya Ardiansyah, pada injury time babak pertama.

Selepas turun minum, Kota Malang mulai mencoba mengatur strategi lagi. Namun Kabupaten Blitar justru mencoba tampil lebih agresif. Meskipun begitu, kali ini lini belakang Kota Malang mampu tampil lebih prima.

Bahkan melalui beberapa serangan balik, Kota Malang nyaris bisa menambah gol. Sayang peluang – peluang yang terjadi masih belum berbuah hasil manis.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang, Kota Malang tetap unggul tipis 2-1 dari Kabupaten Blitar. Hasil ini membuat Kota Malang tetap berada di puncak klasemen dengan enam poin.

Meskipun berhasil menang, manajer tim Kota Malang Almira Dea Davita mengakui bahwa timnya belum cukup aman untuk bisa memastikan tiket lolos. Karena masih harus menunggu hasil Kota Pasuruan lawan Kabupaten Mojokerto pada jam laga kedua.

Meskipun punya peluang besar, Dea enggan menggantungkan nasib timnya kepada tim lain. Sehingga ia pun meminta para pemain tetap fight di laga terakhir, demi bisa sapu bersih dan memastikan tiket lolos ke babak final.

“Sangat rawan kalau kami harus jadi runner up terbaik. Sehingga paling aman kami harus sapu bersih semua laga. Kami tak mau menggantungkan nasib kepada tim lain,” ucap Dea.

“Laga hari ini memang banyak yang harus kami evaluasi. Namun saya tetap bangga, karena para pemain sudah menampilkan yang terbaik. Semoga setelah ada istirahat satu hari, pemain akan lebih fresh, dan kami bisa meraih hasil terbaik di laga lawan Kota Pasuruan pada hari Senin nanti,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *