Pelatih Futsal Harap Pemain Kota Malang Tak Terpengaruh Laga Tertunda

 

Penundaan laga kedua futsal Kota Malang melawan Kabupaten Blitar akibat bocornya atap GOR Gajah Tuban, Kamis (04/07), memang disebut sedikit banyak bisa mempengaruhi performa Andhika Agraprana dkk.

Hal tersebut disampaikan pelatih kepala futsal Kota Malang Usa Laksono. Menurutnya peak performance para pemain memang hampir dipastikan terpengaruh dengan laga yang ditunda tersebut. Apalagi Kota Malang sebenarnya dalam kondisi unggul 2-1.

“Kalau ada pengaruh sudah pasti. Karena tim sedang peak memang tadi. Namun pertandingan masih panjang. Sehingga kami banyak waktu untuk bisa beradaptasi dengan laga,” ucap Usa.

Laga melawan Kabupaten Blitar, memang dihentikan di menit ke-6, akibat atap GOR yang bocor, setelah dirundung hujan deras.

Usa berharap, agar tim bisa berkonsentrasi dan fokus untul bisa mempertahankan keunggulan, bahkan menambah gol, demi mengamankan tiga poin.

“Semoga anak-anak bisa mempertahankan performa baik yang sudah ditunjukkan tadi. Saya yakin kita bisa konsisten dan menjaga peak performance yang sudah terbentuk,” lanjutnya.

Terkait kondisi venue, Usa mengaku sebenarnya lapangan sudah standar. Hanya saja memang panitia setempat perlu mengantisipasi situasi hujan. Ia berharap hal semacam ini tidak lagi terjadi.

“Saya rasa gor/venue nya sudah bagus dan standart mas, mungkin sama panitia blum di antisipasi kalau situasi hujan ada kebocoran di venue, itu mungkin yg perlu di evaluasi dari panitia,” pungkas Usa.

Laga lanjutan melawan Kabupaten Blitar, rencana akan dihelat di lokasi yang sama, pada Jumat (05/07) pada pukul 07.00 WIB.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *