Hadapi Derby Ngalam, Persema Siap Amankan Poin Penuh di Kandang

Tim binaan PSSI Askot Malang Persema, akan ditantang tim sekota Sumbersari FC di Stadion Gajayana, Selasa (27/08).

Dalam laga kandang perdana tersebut, Bledhek Biru bertekad memetik poin penuh, demi bisa menjaga nama besar Persema Malang.

Menghadapi Sumbersari FC yang bermodal dua kemenangan di dua laga awal musim ini, pelatih Persema Irianto memastikan bahwa anak asuhnya dalam kondisi siap tempur. Mental akan dia jadikan fokus, dalam upaya mendapatkan tiga poin di laga kandang perdana Liga 3 Jatim musim 2019 ini.

“Sumbersari FC jelas punya kualitas. Enam poin bisa mereka rengkuh dari dua laga sebelumnya. Namun kami juga sudah mengantongi kekuatan mereka,”

“Ini laga derby, sehingga gengsinya tentu berbeda. Kami ingin bisa memuaskan suporter yang datang. Sehingga tiga poin wajib kami amankan. Mental pemain akan jadi kunci,” tutur pelatih yang akrab disapa Eweng ini.

Sementara, bek kanan Persema Hendra Putra juga mengamini pernyataan pelatihnya tersebut. Menurutnya, kini mental pemain sudah dalam kondisi terbaik, namun tetap akan mewaspadai kekuatan Sumbersari.

“Insha Allah kami siap. Kami akan bermain all out, sesuai instruksi pelatih demi tiga poin. Apalagi ini laga home perdana,” tegas Hendra.

Sementara Asisten Pelatih Sumbersari FC  Noor Adli memastikan, bahwa timnya tidak akan silap dengan nama besar Persema, dan tensi tinggi laga derby. Tim pelatih sudah menyiapkan strategi terbaik, demi bisa meneruskan tren positif Sumbersari di Liga 3 Jatim.

“Tekanan jelas hadir dalam laga derby. Namun kami sudah berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin. Berbagai taktik sudah kami persiapkan demi bisa mendapatkan poin dari Persema,” kata Noor.

Sedangkan pemain Sumbersari, Riski Mey menyatakan bahwa pemain tim dengan logo khas burung elang tersebut tidak akan gentar dalam melawan Persema dan siap dengan tekanan yang akan dihadapi.

“Pemain sudah siap. Kami akan berupaya sekuat tenaga untuk bisa dapat poin dari Persema dan terus berada di papan atas,” ucapnya.

Laga derby Persema kontra Sumbersari FC akan berlangsung di Stadion Gajayana pada Selasa 28 Agustus. Kickoff akan dimulai 15.15 WIB, tanpa tiket masuk alias free.

Laga Perdana Persema Amankan 1 Poin Di Kandang Putra Jombang

Tim Persema Malang mengawali langkahnya di Liga 3 Jatim dengan mantap, setelah berhasil menahan imbang 1-1 Putra Jombang di kandangnya, Lap. Polda Jatim, Surabaya, Jumat (02/08).

Mengawali laga dengan formasi 4-2-3-1, Persema tampak tampil hati-hati di menit-menit awal. Terbukti, tim tuan rumah justru mampu mencetak gol melalui tendangan bebas Isak Nupapati di menit 40′.

Tersengat gol tersebut, membuat Persema tampil lebih terbuka. Sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti M. Bagus Yulianto pada menit 45+1, membuat gol penyeimbang. Skor pun bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, ritme laga meningkat. Kedua tim sama-sama lebih terbuka dalam upaya mencatatkan gol. Namun taktisnya pertahanan kedua kubu, menjadikan gol kemenangan yang dinanti – nanti tidak kunjung datang. Hingga akhirnya wasit meniup tanda laga usai, skor 1-1 tak berubah. Kedua tim pun harus berbagi poin satu di laga perdana Grup H Liga 3 Jatim.

Pelatih Persema ‘Eweng’ Irwanto menjelaskan bahwa ia sangat puas dengan performa anak asuhnya di laga perdana kali ini. Menurutnya tidak mudah bisa mencuri poin dari kandang Putra Jombang yang bermain dengan sangat ketat.

Adapun kekurangan dari skuad nya menurut Irwanto, ada pada masih belum adanya sosok penyerang bertipikal finisher. Oleh sebab itu, jeda laga berikutnya yang cukup panjang, akan dia manfaatkan untuk meracik strategi yang lebih jitu lagi, khususnya dalam menjebol pertahanan lawan.

“Alhamdullilah di pertandingan pertama away ini kami bisa mengambil poin. Apalagi lawan juga bagus. Saya senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain sore ini. Soal kelemahan kita, saya melihat kami masih perlu sosok penyerang haus gol. Mungkin di jeda waktu sebelum lawan Sumbersari di akhir bulan nanti, kita akan drill para pemain,” tutur Eweng.

Sementara, Ketua Umum PSSI Askot Malang Haris Thofly yang menyempatkan hadir di Lapangan Polda Jatim juga mengapresiasi penuh perjuangan para pemain, hingga berhasil memetik satu poin dari Putra Jombang.

“Lawan sangat bagus, dan pertandingan perdana di kandang lawan tidak pernah mudah. Tapi pemain Persema justru mampu tampil tenang dan bisa membawa pulang poin. Saya sangat berterimakasih dan mengapresiasi kinerja semua yang ada di tim Persema,” kata Haris.

Selanjutnya, Persema baru akan kembali bertanding pada 25 Agustus mendatang. Bertindak sebagai tuan rumah Persema akan ditantang tim sekota Sumbersari FC di Stadion Gajayana Malang.

Persema Ditarget Lolos Babak Nasional DNC 2019

Askot PSSI Kota Malang punya target target tinggi untuk skuat Persema cilik yang berlaga di babak regional Danone Nations Cup (DNC) yang diadakan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kab. Malang, 30-31 Maret 2019.

Dalam babak regional ini, anak asuh Joko Kuspito ini akan berjuang menghadapi 46 tim lain dari wilayah Jatim, Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk kelompok umur 12 tahun.

Ketua Umum Askot PSSI Kota Malang Haris Thofly mentargetkan agar tim Persema licek ini bisa lolos ke babak nasional.

Dari babak regional ini hanya akan diambil dua tim yang nanti menjadi juara dan runner up.

“Anak-anak harus bisa lolos ke babak nasional. Saya cukup yakin, karena ini adalah anak-anak terbaik yang sudah kami gembleng selama ini. Secara skill mereka sudah punya kemampuan,” ujar Haris Thofly, ketika turut hadir di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (30/03).

Prestasi terbaik yang pernah dicatatkan tim Kota Malang dalam 5 tahun terakhir di DNC adalah mencapai ranking 16 besar dunia di putaran final DNC 2015  Maroko. Kala itu Indonesia dan Kota Malang diwakili SSB Banteng Muda.

PSSI Askot Malang Bersiap Gelar Kompetisi Internal

PSSI Askot Malang segera membangkitkan kembali salah satu kompetisi paling legendaris di Jawa Timur. Yaitu kompetisi Internal Persema, setelah nyaris absen selama 4 tahun terakhir.

Kepastian dihelatnya kompetisi tersebut, tersampaikan dalam rapat koordinasi yang diadakan oleh PSSI Askot Malang di kantornya Komplek Stadion Gajayana Malang, Rabu (20/02) malam.

Dalam rapat yang dihadiri segenap pengurus harian Askot PSSI Malang tersebut, dibahas berbagai hal, salah salah satu yang utama adalah peraturan kompetisi.

Rencana, kompetisi akan diadakan dalam format full kompetisi, dengan mengusung 4 level divisi. Divisi utama, Divisi I, Divisi II dan Divisi III.

Hanya saja, menurut Ketua Umum PSSI Askot Malang Haris Thofly  nantinya nama kompetisi akan berubah.

“Kami akan mengikuti kompetisi nasional. Yaitu menggunakan nama Liga 1, Liga 2 dan Liga 3,” tuturnya.

Sedangkan jadwal kompetisi menurut Haris masih akan digodok. Yang pasti digelar pada pertengahan tahun 2019 ini.

“Jadwal mungkin antara awal Mei atau awal April. Kami akan koordinasikan juga dengan PO/PS,” imbuh Haris.

Haris juga menambahkan, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mensosialisasikan aturan kompetisi dan pertandingan kepada klub peserta.

“Minggu-minggu depan kami akan undang PO/PS untuk sosialisasikan, sekaligus koordinasi,” pungkasnya.

 

Terus Berbenah, Persema Berusaha Kembali Kemasa Kejayaan

Lorem ipsum, or lipsum as it is sometimes known, is dummy text used in laying out print, graphic or web designs. The passage is attributed to an unknown typesetter in the 15th century who is thought to have scrambled parts of Cicero’s De Finibus Bonorum et Malorum for use in a type specimen book. It usually begins with:

“Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.”

The purpose of lorem ipsum is to create a natural looking block of text (sentence, paragraph, page, etc.) that doesn’t distract from the layout. A practice not without controversy, laying out pages with meaningless filler text can be very useful when the focus is meant to be on design, not content.

The passage experienced a surge in popularity during the 1960s when Letraset used it on their dry-transfer sheets, and again during the 90s as desktop publishers bundled the text with their software. Today it’s seen all around the web; on templates, websites, and stock designs. Use our generator to get your own, or read on for the authoritative history of lorem ipsum.