Sukses Luluskan Semua Peserta Lisensi D, Ini Harapan PSSI Askot Malang

Kursus/ pelatihan Lisensi D Nasional yang digelar PSSI Askot Malang (16-22 Desember 2019) berlangsung sukses, dengan berhasilnya 30 peserta yang mengikuti lulus dengan baik. Namun menurut PSSI Askot Malang tugas besar justru sudah menanti para pelatih baru tersebut.

Lisensi D yang memiliki kekhususan untuk level grass root (usia dini), menurut Ketua Umum PSSI Askot Malang Haris Thofly akan memiliki tantangan tersendiri. Karena pelatih di level ini memiliki tugas berat untukĀ  bisa membentuk pesepakbola sejak tingkatan paling dasar.

Haris menyebut, tugas para pelatih dengan lisensi D tersebut bukan sekedar membentuk teknik dan skill yang baik kepada anak -anak. Melain juga punya tugas penting untuk bagaimana menanamkan moral dan karakter pesepakbola yang bertumpu pada fair play sejak usia dini.

“Saya kira dalam hirarki pembinaan sepakbola, justru di level grassroot ini yang menjadi sangat penting. Karena disinilah seorang pesepakola dibentuk sejak dini. Sehingga sangat penting bagi pelatih, untuk tidak hanya mengajarkan tentang teknik bermain, namun juga pembentukan karakter bagi anak – anak. Karena ini akan terbawa sampai mereka dewasa nanti,” urai Haris Thofly.

Karakter yang dimaksudkan Haris, adalah bagaimana pesepakbola bisa selalu berlaku jujur di atas lapangan hijau, saling mengormati teman dan lawan, dan juga perangkat pertandingan, serta selalu mengedepankan sikap fair play di setiap pertandingan.

“Pendidikan karakter sejak dini sangat penting, agar calon – calon pemain sepakbola ini sudah tahu bagaimana dia harus bersikap di atas lapangan. Sehingga bisa saling menghormati baik kepada lawan maupun perangkat pertandingan. Kalau ini bisa dipupuk sejak dini, tentu hingga para pemain ini tumbuh jadi pemain profesional, sifat positif ini bisa terus mereka bawa,” pungkas pria yang juga akademisi di Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *