Exco Federasi Futsal Indonesia Apresiasi Prestasi Tim Kota Malang di Porprov 2019

Keberhasilan tim futsal Kota Malang di Porprov 2019, dengan menempatkan dua tim (putra dan putri) di semifinal, mengundang decak kagum dari salah satu anggota Executive Committe (Exco) Federasi Futsal Indonesia (FFI) Christophorus Taufik. Menurutnya, pengurus futsal dan PSSI Askot Malang berhasil bekerja keras dalam singkat, untuk bisa meraih prestasi terbaik di pesta olahraga terbesar se-Jatim yang baru saja berlalu tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Chris tersebut, apa yang kini diraih oleh kedua tim futsal Kota Malan, jelas bukan hasil kerja instan, meski dalam waktu singkat. Karena, memang Liga Futsal di Kota Malang baru kembali berjalan pada 2018 lalu, baik untuk putra maupun putri, setelah sebelumnya sempat vacum selama empat tahun.

Pria asli Malang tersebut, mengatakan, bahwa kerja keras dan kolektif semua pengurus futsal dan PSSI Askot Malang patut diacungi jempol. Organisasi yang kini dikomandoi oleh Haris Thofly tersebut, dinilai Chris sudah berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya dalam olahraga futsal.

“Selamat atas keberhasilan tim futsal putri dan putra kota malang yang telah berhasil meraih juara 3 dan juara 2 di Porprov untuk putra, saya sebagai anggota exco Asosiasi Futsal Indonesia sangat yakin keberhasilan suatu tim pasti hasil kerja kolektif, rasanya tidak lengkap jika ucapan selamat tidak diberikan juga kepada Pak Haris Thofly selaku Ketum Pssi Kota Malang,” ucap Chris melalui sambungan jarak jauh, Minggu (28/07).

Selanjutnya, Chris juga berpesan, agar futsal di Kota Malang bisa benar – benar memposisikan diri sebagai industri, sehingga memiliki daya tarik besar terhadap sponsor khususnya.

“Tantangan bagi futsal adalah bagaimana membuat olah raga futsal bisa menjadi industri sehingga bisa menarik sponsor atau bahkan mampu melahirkan bapak angkat dengan merangkul sebanyak mungkin keterlibatan pemangku kepentingan,” pungkas Chris.

Sebelumnya, tim futsal Kota Malang, baik putra, maupun putri berhasil melenggang ke babak semifinal di ajang Porprov 2019. Meskipun belum mampu membawa pulang medali emas, namun keduanya tetap berhasil membawa pulang medali ke Malang. Tim putra menjadi runner up setelah dikalahkan Kota Surabaya di final. Sedangkan tim putri meraih perunggu, setelah mengalahkan tim daerah tetangga Kab. Malang di perebutan tempat ketiga.

Jungkalkan Ngawi, Futsal Putri Kota Malang Lolos Semifinal

Tim futsal putri Kota Malang berhasil lolos sebagai juara grup di Porprov 2019, setelah menamatkan perlawanan Kab. Ngawi 6-4.  Kini tim dengan  kostum khas biru tersebut, menanti lawan di babak  semifinal.

Memperebutkan tiket lolos, kedua tim bermain ketat. Kota Malang yang terlihat lebih menekan, menguasai babak pertama dengan keunggulan 5-1.

Namun pada babak kedua, Kab. Ngawi yang tampil ngotot justru mampu menambah tiga gol, sedangkan Kota Malang hanya mampu menambah sebiji gol, pada laga yang dilangsungkan di Kab. Tuban, Selasa (09/07).

Hingga berakhirnya babak kedua, Kota Malang mampu unggul dengan skor 6-4.

Hasil ini menghantarkan tim futsal putri Kota Malang lolos ke fase gugur sebagai juara grup E, dan akan menantang juara grup F di semifinal.

 

Menang 1-0 Atas Kota Blitar, Kesebelasan Kota Malang Buka Kans Lolos di Porprov 2019

Kesebelasan Kota Malang akhirnya mampu memetik poin penuh di laga grup Porprov 2019, lewat kemenangan 1-0 atas Kota Blitar di Stadion Letjend Soedirman Bojonegoro, Jumat (05/07).

Kemenangan tersebut, membuat Kota Malang menorehkan poin empat, hasil satu kali imbang dan sekali menang.

Gol tunggal kemenangan Kota Malang dibukukan oleh striker andalan Alan Nuri di menit ke-12.

Setelah gol tersebut, kedua tim bermain dengan sama-sama ketat. Namun begitu tidak ada tambahan gol yang tercipta. Hingga wasit meniupkan peluit panjang skor kemenangan untuk Kota Malang tidak berubah.

Di hari sebelumnya, Kota Malang berhasil mengamankan satu poin, hasil imbang 1-1 dengan tuan rumah Kabupaten Bojonegoro.

Laga pamungkas grup J akan mempertemukan Kota Malang dengan Kabupaten Lumajang. Tentu kemenangan jadi target utama skuat asuhan M Amin Zakaria tersebut, demi menjaga kans lolos sebagai juara grup ke fase selanjutnya.

Laga Kedua Porprov, Futsal Kota Malang Ditahan Imbang Kab. Blitar 3-3

Melakoni laga tunda Jumat (05/07) pagi di GOR Gajah Tuban, Tim Futsal Kota Malang hanya mampu bermain imbang 3-3 kontra Kabupaten Blitar.

Kota Malang gagal mempertahankan keunggulan 2-1 yang sebelumnya mereka peroleh di laga hari Kamis (04/07), sebelum akhirnya ditunda di menit 6′ akibat atap bocor yang membuat lapangan basah.

Di babak pertama kedua tim bermain sama – sama ketat dan tidak mampu untuk mencetak gol tambahan. Skor bertahan 2-1 masih untuk keunggulan Kota Malang. Skor bagi Kota Malang dicatatkan M Yazid dan Ahmad Asrori, sedang gol balasan Kab. Blitar dicetak Firman Maulana.

Pada paruh waktu kedua, kedua tim  berupaya meningkatkan intensitas serangan demi meraih kemenangan. Namun Kota Malang hanya mampu menambah satu gol, lewar Ahamad Asrori, sedangkan lawan bisa menambah dua gol melalui Gevi Rozikin dan Arko Suryo.

Hingga waktu babak kedua berakhir, kedua tim harus berbagi satu poin, lewat hasil imbang 3-3.

Menurut pelatih futsal Kota Malang Usa Laksono, faktor imbang hari kedua, banyak dipengaruhi penundaan laga, dan juga perpindahan lapangan. Namun begitu, ia tetap memberikan apresiasi kepada anak asuh dan lawannya yang mampu bermain ketat dan seru.

“Evaluasi kami lebih dari soal non teknis, seperti laga ditunda, dan pemindahan lapangan. Sehingga harus adaptasi dalam waktu singkat,”

“Soal hasil imbang, kita syukuri, karena Kab. Blitar juga bermain luar biasa, menunjukkan semangat juang tinggi. Kita respect dengan hal itu,” ucap Usa.

Terkait kans di laga selanjutnya melawan Kabupaten Lamongan, Usa meminta anak asuhnya bisa melupakan laga lawan Blitar, dan berfokus untuk bisa meraih kemenangan demi tiket lolos ke babak selanjutnya.

“Kami akan melupalan laga lawan Blitar. Faktor non teknis juga saya anggap selesai, karena kita sudah coba semua lapangan. Poin penuh wajib kita raup di laga lawan Lamongan nanti,” pungkasnya.

 

Laga Perdana, Sepakbola Kota Malang Petik Poin Dari Tuan Rumah

Asa tim sepakbola Kota Malang untuk bisa meraih poin di laga perdana Porprov 2019 akhirnya terwujud. Setelah Geovani dkk berhasil menahan imbang lawannya yang notabene adalah tuan rumah Kabupaten Bojonegoro dengan skor 1-1, Kamis (04/07).

Bermain lepas dan tanpa beban, tim Kota Malang justru mampu memimpin terlebih dahulu. Setelah di menit ke-14 Alan Nuri berhasil mencetak gol memanfaatkan umpan dari Geovani.

Namun sayangnya, keunggulan Kota Malang tidak berlangsung lama. Lantaran pada menit ke-25 pemain belakang Hendra justru membuat gol bunuh diri. Kedudukan menjadi 1-1.

Kota Malang sebenarnya mempunyai peluang untuk meraih tiga poin, setelah mendapat peluang tendangan penalti di menit ke-32, buntut handsball pemain lawan di kotak 16. Namun Geovani yang bertindak sebagai eksekutor tendangannya masih bisa ditepis kiper Bojonegoro.

Skor imbang 1-1 ini tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang di babak yang kedua.

Atas hasil ini, pelatih Kota Malang Amin Zakaria memberikan apresiasi penuh. Terlepas dari adanya kesalahan  dan penalti yang gagal, ia menilai skuad Kota Malang sudah berjuang habis-habisan, sehingga mampu mendulang poin di laga perdana, sesuai dengan target yang sebelumnya dicanangkan.

“Apapun hasilnya. Kami sangat mengapresiasi bagaimana anak-anak sudah berjuang di lapangan. Mereka sudah menunjukkan mental yang bagus. Tentu poin perdana dari tuan rumah, akan bisa jadi modal berharga bagi kami ke depan,” tutur Amin.

Amin juga menyebut, kehadiran Walikota Malang Sutiaji yang menyempatkan hadir, memberikan motivasi tersendiri bagi dirinya dan tim sepakbola di laga melawan Bojonegoro tersebut.

“Kehadiran Bapak Walikota dalam laga ini, juga membuat anak-anak semakin bersemangat dalam bertanding,” pungkas Amin Zakaria.

Tim Sepakbola Kota Malang, Kantongi Modal Berharga Berangkat Ke Porprov 2019

Skuat Kota Malang yang diproyeksikan untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Jatim ke-6, mengantongi modal berharga, setelah pada ujicoba terakhir melawan tim Liga 3 Singhasari FC, tim besutan Amin Zakaria tersebut berhasil menang dengan skor telak 7-1.

Dalam laga yang diadakan di Lapangan UMM Malang, Jumat (28/06) tersebut, tim Kota Malang memang tampil sangat dominan dan menguasai jalannya pertandingan sepanjang dua babak.

Pelatih Amin Zakaria sendiri sangat bersyukur dengan hasil tersebut. Bahkan ia tidak menyangka tim asuhannya bisa menang dari Singhasari yang notabene kualitas dan usianya berada di atas Kota Malang.

“Singhasari ini kan tim yang dibentuk untuk turun di kompetisi resmi, jadi saya sempat berharap mendapat perlawanan ketat. Namun kenyataannya, justru anak – anak Kota Malang bermain dengan lebih baik. Saya senang anak – anak benar – benar mau menjalankan instruksi pelatih, hingga bisa menang dengan banyak gol,” kata mantan gelandang klub Persema Malang ini.

Amin Zakaria pun berharap, para pemain bisa menjaga tren positif tersebut, ketika nanti berlaga di ajang Porprov 2019 di Bojonegoro. Selain juga menjaga stamina, karena laga hampir bisa dipastikan akan dimainkan nyaris setiap hari di sana.

Meskipun menuai hasil positif dan mendapat suntikan modal berharga, namun Amin Zakaria tetap memberikan catatan terhadap performa anak buahnya, yang harus segera diperbaiki. Yaitu koordinasi pertahanan, dan juga finishing touch yang masih belum istimewa.

“Secara keseluruhan saya memang puas dengan permainan anak-anak. Namun begitu mereka tidak boleh terlena, satu gol yang terjadi dari Singhasari, jelas merupakan kesalahan koordinasi di lini pertahanan. Itu sangat berbahaya. Kemudian, jika melihat banyaknya peluang, seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak lagi gol. Jadi penyelesaian akhir harus kembali diasah,” pungkasnya.

Tim Kota Malang sendiri dibebani target cukup tinggi. Yaitu bisa meraih kembali medali emas di pesta olahraga se Jawa Timur tersebut. Di Porprov 6 2019, Kota Malang bergabung di grup J, bersama tuan rumah grup Bojonegoro, Kota Blitar dan Kabupaten Lumajang.

Berikut adalah jadwal grup J:

Futsal Kota Malang Tutup Pra Porprov VI Dengan Pesta Gol

UpMeskipun sudah memastikan lolos ke babak utama sehari sebelumnya, namun pada laga terakhir, Rabu (20/03) tim futsal Kota Malang masih bermain all out. Terbukti Kabupaten Situbondo dibabat dengan skor 10-4.

Tim Kota Malang sama sekali tidak terlihat menurunkan tensi pada laga yang sudah tidak menentukan ini. Pada babak pertama, anak asuh Usa Laksono bisa mencetak tiga gol, melalui Ikbal Nurcahya-10′, dan Oka Mahendra-13′ dan 18′.

Di babak kedua laga lebih berimbang. Kab. Situbondo tampak tidak mau menyerah begitu saja. Terbukti, mereka masih bisa melesakkan empat gol, yang dibuat oleh: Syarifuddin Rahman- 27′, 32′, 39, serta serta gol bunuh diri pemain tuan rumah Fhani Rhakasiwi-21′.

Sedangkan gol kemenangan Kota Malang di babak kedua, diciptakan oleh: M Irsan- 23′ dan 37′,  Ikbal Nurchaya-26′, Febrian Awanda 38′,  Andika Agraprana 31′, Sigit Joko-30 dan 36′.

Hasil ini membuat Kota Malang meraih hasil sempurna. Yaitu lima kemenangan dalam lima laga (15 poin). Total Kota Malang mencetak 39 gol dan kebobolan 10 gol.

Kabupaten Pasuruan menemani Kota Malang lolos ke babak utama, sebagai runner up grup dengan total poin 12, hasil empat kali menang dan sekali kekalahan.

Pra Porprov Futsal: Hari Kedua Tim Putra Kota Malang Pesta Gol

Tim futsal Kota Malang terus berjaya di babak Pra Porprov. Pada hari kedua, Minggu (17/03) Andika Agraprana dkk berhasil menghancurkan Kabupaten Jombang dengan delapan gol tanpa balas.

Tampaknya kemenangan 5-1 di laga perdana atas Kabupaten Pasuruan, memberikan konfidensi kepada Kota Malang. Bersua Kab. jombang yang juga mampu memetik kemenangan di laga pertama, Kota Malang bisa tampil lebih tenang.

Alhasil pertandingan baru memasuki menit ke-4, pemain Kota Malang, Febrian Awanda Putra sudah berhasil menjebol gawang lawan.

Selanjutnya gol-gol Kota Malang pun berdatangan. Hingga babak pertama usai, tuan rumah sudah unggul 4-0, melalui Lutpi Tuarita (11′, 13′) dan Ahmad Asrori (15′).

Babak kedua, Kota Malang tampak makin makin terlecut semangatnya, dengan kehadiran Wali Kota Sutiaji, yang menyempatkan hadir di tribun GOR Ken Arok.

Tim Kota Malang, tampak tidak memberikan ruang gerak bagi Kabupaten Jombang untuk bisa mengembangkan permainan, dengan menerapkan garis pertahanan tinggi.

Hasilnya, Kota Malang kembali sukses mencetak gol-gol kemenangan. Empat gol tambahan tim Askot PSSI Kota Malang ini dicetak, Fhani Rakasiwi (23′), Lutpi Tuarita (29′), M Yazid Baisamarah (31′) dan Ahmad Asrori (37′).

Akhirnya Kota Malang pun menyudahi game  2×20 menit dengan skor telak 8-0 atas Kab. Jombang.

Hasil ini membuat peluang Kota Malang untuk bisa lolos ke fase final semakin terbuka lebar. Untuk sementara tim asuhan Usa Laksono ini mengantongi enam poin hasil dua kali menang.

Pada laga ketiga, Senin (18/03) Kota Malang akan berjumpa dengan Kota Madiun. Petandingan ini akan sangat penting bagi Kota Malang, karena kemenangan akan membawa mereka bisa membuat semakin aman sebagai juara grup.

Tim Putra Futsal Pesta Gol di Laga Perdana Pra Porprov, Haris Thofly: Jangan Terlena!

 

Tim futsal putra Kota Malang, berhasil mulus melewati laga perdana di babak kualifikasi Porprov 2019. Dengan kemenaangan 5-1 atas Kabupaten Pasuruan di GOR Ken Arok, Sabtu (16/03). Atas kemenangan ini Ketua Umum Askot PSSI Kota Malang Haris Thofly justru memberikan peringatan.

Haris memang tidak bisa menutupi rasa gembiranya atas kemenangan di laga perdana ini. Dia mengapresiasi kinerja para pemain yang mampu tampil tenang dan mengatasi tekanan laga perdana dan sebagai tuan rumah.

“Kinerja para pemain dan pelatih luar biasa. Mereka berhasil membuktikan kerja keras dan latihan selama satu tahun terakhir. Mereka tampil tenang dan bisa menang dengan menyakinkan,” ucap Haris seusai pertandingan.

Hanya saja, pria yang juga akademisi dari UMM Malang ini memberikan pesan, agar seluruh pemain tidak terlalu cepat berpuas diri. Karena masih ada empat laga lagi yang harus mereka lewati untuk mencapai babak final.

Dia berharap semua pemain tetap rendah diri, dan dan selalu tenang di setiap laga. Karena lawan-lawan di depan juga tidak akan mudah. Namun dengan konsentrasi dan kerja keras, Haris yakin pasukan futsal Kota Malang bisa sukses melaju ke fase final Porprov VI

“Menang besar memang membanggakan. Tapi saya pesan, agar semua pemain tetap rendah diri dan tidak jumawa. Karena kami masih ada empat laga lagi. Ini barulah awalan,”

“Selain itu, saya harap pemain bisa selalu mengontrol emosi, dan tidak mudah terpancing dengan gaya bermain lawan.kalau mereka bisa fokus dan bekerja keras, kami yakin tiket final akan bisa digenggam,” papar Haris.

Pada laga kedua, Minggu (17/03), Kota Malang akan berjumpa dengan Kabupaten Jombang di GOR Ken Arok Kota Malang.